Gunung Agung Meletus Mendadak, Ini Sebabnya

0
Gunung Agung meletus (foto: BNPB)
Gunung Agung meletus (foto: BNPB)

Kasihberita.com – Gunung Agung yang ada di Bali meletus secara tiba-tiba, kejadian tersebut berlangsung pada pukul 17.03 Wita (21/11/2017). Tidak seperti pada umumnya gunung ini tidak terlihat tanda-tanda peningkatan kegempaan.

Dari informasi yang didapat dari Sutop Purwo Nugroho, mengungkapkan bahwa letusan gunung tersebut berjenis freaktik, yaitu letusan yang disebabkan karena adanya uap air yang memiliki tekanan tinggi.

Sutop Purwo Nugroho merupakan kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), menjelaskan bahwa letusan freatik dapat terjadi pada gunung api manapun, letusan ini biasanya disertai abu, pasir dan kerikil.

Letusan jenis ini sulit untuk diprediksi, dan memiliki freaktik yang bervariasi pada setiap gunung api, bahkan letusan bisa mencapai ketinggian hingga 3.000 meter. Gunung yang pernah meletus dengan letusan jenis ini antara lain Gunung Dieng, Dempo, Marapi, dan Gamalama.

Meski terjadi letusan, kodisi bali dinyatakan aman, hal ini disampaikan oleh Sutop Purwo Nugroho. Berikut keterangan yang disampaikannya “Kondisi Bali aman. Bandara Internasional Ngurah Rai normal. Pariwisata aman, kecuali radius berbahaya di radius 6-7,5 km dari puncak Gunung Agung,”

Sutopo menghimbau agar masyarakat mengikuti semua rokomendasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dan tetap tenang menghadapi situasi seperti ini.

“Masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki, pengunjung, wisatawan agar tidak berada, atau melakukan pendakian dan aktivitas apa pun di zona perkiraan bahaya yaitu di dalam area kawah Gunung Agung dan radius 6 km dari kawah puncak Gunung Agung,” ucap Sutopo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here