Perubahan Sosial : Pengertian, Faktor, Ciri dan Dampak

0
Perubahan Sosial
Perubahan Sosial (Foto: http://skpm.ipb.ac.id/)

Pendapat setiap orang mengenai dalam menyikapai dan membahas hal ini sudah pasti berbeda beda. Namun, di dalam perbedaan selalu terdapat kesatuan sebagai dasar yang sudah ada. Pengertian umum dari perubahan sosial berarti sebuah perubahan yang sudah terjadi kepada masyarakat terkait dengan nilai norma, sosial serta berbagai macam pola dasar dalam menjalankan kehidupan. Sudah pasti setiap manusia akan mengalami akibat dari perubahan sosial. Untuk itu anda wajib mengetahui lebih lengkapnya. Simak ulasan lebih jelasnya dibawah ini.

Perubahan terjadi dalam jangka waktu cepat dengan dampak perubahan sosial yang berbeda. Hal ini terjadi karena perkembangan jaman yang menuntut manusia untuk selalu berpikir lebih maju. Terkhusus norma yang ada dalam kehidupan juga harus tetap disesuaikan. Masyarakat saat ini tentunya sudha jauh lebih maju dari pada di masa lalu. Namun, dalam perkembangannya perubahan ini terjadi tidak dalam serentak. Melainkan, terdapat beberapa tempat yang justru bergerak lebih jauh cepat dibandingkan dengan lainnya. Lebih jelasnya, kami akan mengulas dibawah ini mengenai perubahan sosial.

Faktor Dari perkembangan Perubahan Sosial

Sebelumnya kami telah membahas prinsip ekonomi, dimana dengan mempelajarinya dapat bermanfaat dalam memajukan ekonomi. Dalam mengembangkan sesbuah perubahan secara merata sendiri tentunya tidak mudah. Terdapat beberapa faktor perubahan sosial yang mempengaruhinya, antara lain :

1. Faktor eskternal

Faktor pertama yang berpengaruh yaitu faktor eksternal. Hal ini disebabkan oleh adanya lingkungan yang memang berasal dari luar masyarakat tersebut. Biasanya dalam suatu daerah memiliki nilai toleransi yang cukup tinggi. Namun, karena adanya faktor ini maka proses perubahan menjadi lebih susah. Berikut beberapa contoh faktor eskternal meliputi :

  • Bencana alam – Hasil dari bencana alam sangat mempengrauhi adanya perubahan yang terjadi dalam sebuah daerah. Hal ini juga menyebabkan sebuah daerah menjadi lebih susah dalam berkembang karena banyak ilmu yang hilang.
  • Perang antar suku – Di daerah pedalaman hal ini masih banyak terjadi dinamika kehidupan sosial berupa perang. Adanya peperangan sendiri mengakibatkan perubahan menjadi lebih susah. Terlebih jika memang tidak ada kesadaran dari diri masyarakat.
  • Pengaruh budaya lain – Di wilayah Indonesia pengaruh budaya barat atau asing sangat berpengaruh. Seperti dengan adanya gaya bahasa yang semakin aneh.

2. Faktor Internal

Selain dari faktor eksternal,intenal sendiri masih menyumbat perkembangan dalam bersosial. Faktor ini berasal dari lingkungan masyarakat yang berada di daerah tersebut. Berikut beberapa faktornya yaitu :

  • Padatnya penduduk – Jumlah penduduk saat ini sangatlah melimpah. Sudah  di pastikan bahwa setiap tahunnya penduduk akan terus meningkat terutama di wilayah Indonesia. Semakin susah untuk melakukan koordinasi serta perawatan terhadap masyarakat yang kurang berkembang.
  • Adanya penemuan baru – Ilmu pengetahuan tentunya terus berkembang setiap waktu. Dengan adanya penemuan baru diharapkan manusia juga ikut berkembang. Hanya saja, terkadang terdapat ilmu yang belum sampai kepada masyarakat. Hal ini menjadikan masyarakat kurang berilmu dan menyumbat perkembangan.

Ciri Ciri Dari Perubahan Sosial Saat Ini

Terdapat beberapa ciri ciri dari adanya perubahan bersosial di suatu wilayah. Berikut beberapa ciri ciri perubahan sosial antara lain :

  1. Semua masyarakat memiliki tujuan yang sama yaitu tetap berkembang untuk membuat kualitas menjadi lebih baik meskipun itu lambat maupun cepat.
  2. Semua lembaga bekerjasama untuk membantu masyarakat menjadi lebih berkembang. Seperti lembaga sosial dan sebagainya.
  3. Adanya disorganisasai yang besifat sementara yang berguna untuk penyesuaian diri dari perubahan sosial yang cepat.
  4. Terdapat hubungan kasusalitas yang tidak terbatas dari pada bidang material serta immaterial.
  5. Suatu perubahan kerap kali mengakibatkan terjadinya kontroversi. Namun, hanya untuk sementara waktu saja.

Teori Dari Perubahan Sosial

Perubahan yang sering terjadi karena adanya perubahan dalam suatau sistem pola kehidupan yang sudah berjalan. Untuk mengetahui adanya perubahan sosial tentunya harus mengerti teorinya terlebih dahulu. Berikut teori perubahan sosial wajib anda ketahui.

1. Teori konflik sosial

Teori yang satu ini memberitahukan bahwa sebuah perubahan bersosial dapat dibentuk melalui konflik. Untuk konflik yang dapat menimbulkan perubahan yaitu seperti pertentangan yang kerap kali terjadi antar penguasa desa. Dengan adanya hal tersebut maka terjadilah perubahan sistem sosial yang baru.

Teori yang satu ini di gaagas oleh karl marx bersama temannya ralf dahrendort. Menurutnya konfil ini dapat bersumber dari yang sangat penting maupun berpengaruh di lingkungan sosialnya. Selain itu, perubahan merupakan hasil nyataa dari konflik yang terjadi.

2. Teori evolusi

Adanya perubahan dalam bersosial dipengaruhi oleh banyak hal termasuk dengan evolusi. Terori ini membahas mengenai perubahan yang terjadi secara bertahap mulai dari awal sampai dengan akhir. Setelah mencapai tahapan terakhir maka sudah tidak terdapat perubahan yang mungkin terjadi lagi.

Teori evolusi di gagas oleh emile durkheim yang mengatakan bahwa erubahan karena adanya evolusi dapat empengaruhi suatu organisasi masyarakat. Terutama pada sektor hubungan antar daerah yang terjadi. Selain itu, ferdinan toniies yang merupakan pakar sosial juga mengatakan bahwa perubahan terjadi sebelum masyarakat kalangan sederhana memiliki hubungan denagn masyakarat tinggi.

3. Teori siklus

Seperti namanya, teori perubahan sosial siklus mengulas menegnai perubahan yang terjadi secara bertahap sesuai dengan siklusnya dan tidak akan berhenti sampai dengan tahapan yang paling sempurna. Sebuah siklus sudah apsti berpindah pindah sesuai dengan kebutuhannya. Bentuk perubahan sosial bersifat abadi.

4. Teori fungsionalis

Berbeda dengan teori yang lainnya, terori fungsionalis lebih menekan pada perubahan yang kosntan. Dengan adanya teori ini maka perubahan sendiri dapat menyebabkan segala faktor sosial yang buruk. Termasuk dengan adanya kekacauan di beberapa tempat. Teori ini hanya memikikran keuntungan dari perubahan. Namun, untuk perubahan yang tidak baik tetap disimpan. Pencetus dari teori ini yaiti William ogburn yang merupakan tokoh terkemuka.

Dampak Adanya Perubahan Sosial

Setiap perubahan memang memiliki dampak yang baik serta buruk. Untuk itu, anda wajib mengetahuinya. Simak selengkapnya mengenai dampak perubahan sosial dalam masyarakat.

1. Dampak positif

Untuk dampak positif yang dihasilkan dari perubahan ini sangatlah melimpah. Terutama untuk pengaruh terhadap masyarakatnya. Berikut beberapa dampaknya meliputi :

  • Adanya ilmu pengetahuan yang berkembang dengan sangat baik. Dengan begitu, masyarakat menjadi lebih maju dan modern.
  • Dengan perubahan yang lebih baik, kualitas dari hidup bersosial sendiri menjadi lebih tertib dan ramah.
  • Ditambah, kualits hidup yang meningkat akan menciptakan manusia yang lebih berkualitas untuk di pekerjakan.

2. Dampak negatif

Disamping dampak positifnya, terdapat pula dampak negatif yang juga cukup menyumbat perkembanga. Berikut dampak negatifnya.

  • Terdapat beberapa daerah yang masih bergejolak karena perubahan yang kurang sesuai.
  • Kebebasan budaya barat dalam masuk ke suatu wilayah membuat masyarakat ikut terbiasa dan menambah masalah.
  • Kejahatan merupakan bentuk gejala sosial buruk yang akan marak terjadi. Karena kebebasan menjadikan penjahat lebih leluasa.

Nah, begitulah pembahasan mengenai perubahan sosial yang wajib anda coba. Hanya saja, tetap perhatikan proses yang berjalan harus sesuai dengan prosedurnya. Terutama untuk wilayah daerah yang masih kurang akan ilmu. kunjungi kasihberita.com untuk mendapatkan berita menarik lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here