Kerajaan Majapahit : Sejarah Lengkap Beserta Dengan Peninggalannya

0
Kerajaan Majapahit
Gapura Bajang Ratu Kerajaan Majapahit (Foto: historyoftrowulan.blogspot.com)

Perlu anda ketahui, jika sebelum Indonesia merdeka sudah ada beberapa kerajaan besar yang ada di Indonesia saat itu. Dimana salah satu kerajaan besar yang pernah ada di Indonesia adalah kerajaan majapahit. Kerajaan ini sampai saat ini terkenal akan patih kerajaan yang gagah perkasa, yaitu Gajah Mada. Biasanya sejarah kerajaan di Indonesia sudah kita dapatkan ketika mengemban ilmu di bangku sekolah.

Tapi sangat di sayangkan sekali banyak orang yang sudah melupakan sejarah, padahal tanpa adanya kerajaan terdahulu bukan tidak  mungkin negara yang kita tinggali saat ini tidak bisa merdeka. Karena kerajaan-kerajaan tersebutyang memperjuangkan tanah air dari tangan penjajah pada waktu itu. Untuk itu penting sekali bagi anda mengetahui sejarah, berikut akan kami berikan penjelasan mengenai kerajaan majapahit dan peninggalannya. Jadi pastikan anda menyimaknya dengan baik.

Sejarah Dan Peninggalan Kerajaan Majapahit

Selain kerajaan majapahit, kerajaan lainnya yang pernah ada di Indonesia adalah kerajaan kutai. Berikut ini informasi selengkapnya mengenai sejarah singkat, perekonomian, kebdayaan dan runtuhnya kerajaan majapahit.

1. Sejarah singkat kerajaan majapahit

Kerajaan ini merupakan salah satu kerajaan hindu budha yang berada di wilayah Negara Indonesia. Kerajaan ini sendiri berdiiri kurang lebih tahun 1293 sampai 1500 masehi, dimana kerajaan majapahit didirkan oleh Raden Wijaya. Dimana beliau memimpin kerajaan ini dari tahun 1293 sampai 1309 masehi, dan berhasil membawa kejayaan pada masannya.

Selepas beliau meninggal kerajaan tersebut di kuasai oleh raja yang terkenal jahat yaitu Jayanegara, dimana beliau memimpin dari tahun 1309 sampai 1328 masehi. Karena sifat jahatnya tersebut, membuat banyak orang yang tidak senang akan kepimpinan beliau. Dan akhirnya pada tahun 1328 beliau di bunuh.

Setelah raja Jayanegara di bunuh, kerajaan majapahit di pimpin oleh Tribhuana Tungga Dewi, dimana pada masa inilah kerajaan ini bisa kembali ke dalam masa keemasan dan kejayaannya. Dimana raja Tribhuana Tungga Dewi memimpin mulai dari tahun 1328 sampai 1350 masehi.

Selepas itu kerajaan majapahit semakin berjaya dan maju, dan untuk puncak kerajaan ini yaitu di pimpin oleh raja Hayam Wuruk. Dimana beliau berkuasa mulai dari tahun 1350 sampai 1389 masehi. Walaupun terbilang kepimpinannya tidak lama, tapi pada masa raja Hayam Wuruk merupakan puncak kejayaan kerajaan ini.

Dimana pada masa kepimpinan raja Hayam Wuruk, dan Majapahit di sebut kerjaan maritim karena bisa menguasai berbagai macam wilayah seperti Bali, Borneo. Sumatera, Semenanjung Malaya, bahkan di kabarkan kepimpinan beliau sudah masuk ke dalam negara Filiphina.  Tapi di sisi lain kesuksesan raja Hayam Wuruk, terdapat patih yang gagah perkasa yaitu patih Gajah Mada.

Dimana kerajaan majapahit sendiri memiliki misi besar, yaitu mempersatukan seluruh wilayah di Nusantara. Dengan keseriusan tersebut, patih Gajah Mada mengeluarkansumpah yang sampai saat ini masih terus di kenang, yaitu sumpah palapa. Dimana sumpah ini memiliki arti tidak akan pernah mundur dari jabatannya sebelum berhasil menyatukan Nusantara.

2. Perekonomian kerajaan majapahit

Untuk perekonomian kerajaan majapahit sendiri terbilang sangat maju, walaupun mayoritas masyarakatnya bertani. Tapi sebagian yang lainnya memilih untuk berdagang, dimana perdagangan tersebut di ekspor keluar negeri. Barang-barang yang di ekspor antara lain, garam, lada, kain, dan rempah-rempah lainnya. Selain itu kerajaan ini juga sudah mencetak uang logam yang berasal dari campuran perak dan tembaga. Dimana uang inilah yang di jadikan sebagai alat transaksi.

3. Kebudayaan kerajaan majapahit

Karena mayoritas beragama Hindhu dan Budha, maka kebudayaannya sendiri juga berkesinambungan dengan ha tersebut. Dimana akansering di jumpai acara pemujaan Dewa.  Selain itu masyarakat juga menganggap bahwa raja yang memimpin merupakan jelmaan dari Budha. Hal ini bisa di buktikan dengan adanya candi-candi yang terletak di antara kerajaan.

4. Runtuhnya kerajaan majapahit

Walaupun sempat mengalami masa pasang surut, kerajaan ini akhirnya mengalami keruntuhan. Kemunduran kerajaan majapahit bermula dari kematian raja  Hayam Wuruk, dimana beliau adalah raja yang sudah membawa kerajaan ini berada pada masa puncak kejayaan. Jadi sudah tidak diragukan lagi, ketika beliau wafat kerajaan ini sedikit demi sedikit mengalami kemunduran bahkan runtuh.

Dengan wafatnya Raja Hayam Wuruk yang memiliki putra dan putri menyebabkan perselisihan di antara mereka. Dimana mereka saling berselisih untuk memperebutkan tahta selanjutya. Hal inilah yang menyebabkan kerajaan majapahit runtuh dan  mengalami kemunduruan. Dan perang sipil antara saudara ini di sebut dengan perang Paregreg, dimana di perkirakan perang ini berlangsung antara tahun 1405 sampai tahun 1406 masehi.

Pada masa perang tersebut akhirnya Wikramawardhana memenangkan perang, dan Wirabhumi sendiri lalu di tangkap dan di penggal secara hidup-hidup. Setelah memenangkan perang beliau memimpin majaphit sampai tahun 1426 masehi. Lalu setelah itu beliau di gantikanoleh putrinya yang bernama Suhita, dimana putri Suhita memimpin mulai dari tahun 1426 sampai tahun 1447 masehi.

Berikut beberapa faktor yang menyebabkan kerajaan  majapahit mengalami kemunduran :

  • Setelah meninggalnya Raja Hayam Wuruk dan Patih Gajah Mada, kerajaan majapahit tidak memiliki penggerak pusat pemerintahan yang mampu menyatukan dan mempertahankan daerah kekuasaan.
  • Pada masa itu terbilang sudah sangat modern, sehingga susunan pemerintahan juga menganut sistem dari sekutu. Selain itu kerajaan majapahit terlalu membebaskan daerah-daerah kekuasaan untuk meluputkan diri sendiri, ketika terjadi sebuah kekosongan pemimpin.
  • Runtuhnya kerajaan majapahit akibat terjadinya perang saudara, seperti yang sudah kami sampaikan di atas. Dimana sesama saudara saling memperbutkan kekuasan tahta, dan perang ini di namakan dengan perang Paregreg.
  • Pada masa itu Agama Islam sudah masuk ke dalam berbagai daerah seperi Kediri, dimana kerajaan Islam ini berani untuk memperlihatkan kekuatan baru sehingga mampu melawan majaphit.

5. Peninggalan kerajaan majapahit

Walaupun sudah mengalami kemunduran dan keruntuhan, tetap saja kerajaan majapahit merupakan kerajaan terbesar yang pernah ada di Indonesia. Hal ini bisa dibuktikan dengan banyaknya peninggalan kerajaan ini. Berikut beberapa peninggalannya.

  • Candi cetho – Ini merupakan peninggalan terakhir dari kerajaan majaphit, dimana candi ini di tinggalkan pada masa kepimpinan abad ke 15. Candi ini di khususkan untuk umat yang beragama Hindhu.
  • Candi sukuh – Candi ini juga terbilang sebagai candi yang dikhusukan untuk umat beragam Hindhu. Dimana candi ini memiliki bentik dan objek yang tidak biasa, yaitu seperti menggambarkan seksualitas.
  • Candi pari – Ini merupakan salah satu monumen peninggalan kerajaan majapahit pada masa Raja Hayam Wuruk. Dimana candi ini terletak di Desa Candi Pari, Sidoarjo Porong, Jawa Timur.
  • Gapura lawang waringin – Peninggalan gapura ini terbilang memiliki ukuran yang sangat besar, yaitu memiliki tinggi 15, 5 m, dan luas 13 x 11 m.
  • Karya sastra majapahit – Kerajaan majapahit juga meninggalkan berbagai macam karya sastra, yaitu seperti Kitab Negara Kertagama, Kitab Arjuna Wijaya, Kitab Parthyajna, Kitab Sotasoma, Ktab  Pararaton, Kitab Sorandakan, Kitab Sudayana, Kitab Ranggalawe, Kitab Panji Wijayakrama, Kitab Usana Jawa, Kitab Calon Arang, Tantu Panggelaran,  dll.

Nah itulah sedikit informasi mengenai sejarah kerajaan majapahit. Walaupun saat ini kerajaan tersebut sudah mengalami kemunduran dan keruntuhan ,tapi kita tidak boleh melupakan bahwa dulu pernah ada kerajaan terbesar di Indonesia. Kunjungi kasihberita.com untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here