Penjelasan Model Atom Secara Lengkap

0
model atom
Model atom (Foto: drdiagram.com)

Model atom dapat dikategorikan menjadi beberapa jenis. Hal ini tentunya telah melalui sejumlah uji oleh para ilmuan di bidangnya. Sementara konsep tentang atom sendiri khususnya yang untuk atom yang lebih modern muncul di abad 17-18 yang mana saat itu pula ilmu kimia tengah mulai berkembang.

Para ilmuan memakai teknik penimbangan guna memperoleh pengukuran lebih tepat dan akurat serta memakai ilmu fisika dengan tujuan untuk mendukung kemajuan teori tentang atom. Setelah mempelajari apa itu inti atom dan mengetahi cara menghitung massa elektron kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai model atom.

Model Atom

Untuk memahami lebih lanjut mengenai materi ini, berikut adalah detail penjelasan selangkapnya.

1. Model Atom John Dalton

John Dalton seorang guru di Inggris melakukan perenungan terkait dengan atom tepatnya di tahun 1908. Hasilnya merupakan penyempurnaan dari teori Democritus dimana bentuk atom adalah pejal. Dia mengungkapkan jika:

  1. Atom adalah bagian yang paling kecil suatu zat
  2. Bentuk atom adalah bola sederhana sangat kecil, tak bisa diciptakan, dimusnahkan dan dibelah
  3. Unsur yang sama juga mengandung atom yang sama pula
  4. Atom yang berbeda mempunyai perbedaan sifat, sementara atom sejenis mempunyai sifat sama di segala hal
  5. Pemisahan dan penggabungan atom-atom menyebabkan adanya reaksi kimia
  6. Bergabungnya atom-atom akan membentuk molekul, jika atom-atom bergabung berbeda maka akan terbentuklah molekul senyawa sementara atom-atom sama yang bergantung maka terbentuklah molekul unsur

2. Model Atom J.J. Thomson

J.J. Thomson memberikan pernyataan jika tiap atom pasti mempunyai elektron karena sifatnya netral. Oleh sebab itu, dalam atom harus pula mengandung muatan-muatan positif. Model ini lalu disebut dengan plum pudding model yang mana dikenal sebagai model roti kismis di Indonesia.

3. Model Atom Rutherford

Rutherford memerolehnya dari fakta-fakta percobaan yang menyatakan jika atom terdiri dari inti atom sangat kecil dengan muatan positif dan elektron muatan negatiflah yang mengelilinginya. Model yang satu ini dikenal dengan model atom Rutherford. Rutherford menduga jika pada inti atom ada partikel netral yang memiliki fungsi untuk mengikat partikel positif supaya tidak saling tolak menolak.

4. Model Atom Bohr

Menurut model ini, sejumlah elektron mengelilingi inti di sejumlah lintasan tertentu dimana disebut dengan tingkat energi atau kulit elektron. Sementara tingkat energi terendah adalah kulit elektron yang letaknya di bagian yang paling dalam. Semakin keluar maka semakin besar pula nomor kulitnya serta akan semakin tinggi pula tingkatan energinya.

5. Model Atom Modern

Jenis model atom mekanika kuantum adalah jenis yang dikembangkan oleh Erwin Schrodinger (1926). Sebelumnya, Werner Heisenberg seorang ahli dari Jerman mengembangkan prinsip ketidakpastian. Kemudian Erwin Schrodinger memecahkan sebuah persamaan guna memperoleh adanya fungsi gelombang guna mendeskripsikan batas yang memungkinkan penemuan elektron didalam 3 dimensi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here